Chatbot biasanya merespons pesan yang dikirim pengguna. AI Agent adalah istilah lebih luas untuk sistem yang menerima tujuan, membaginya menjadi beberapa langkah, menggunakan alat yang tersedia, lalu melanjutkan berdasarkan hasilnya. Bedanya ada pada cara sistem ikut menjalankan tugas, bukan pada tampilan chat-nya.
Chatbot, asisten, dan agent
Chatbot menangani percakapan. Asisten AI dapat membantu menulis, meringkas, atau menganalisis materi. Agent umumnya diberi ruang untuk merencanakan langkah dan memakai alat seperti pencarian atau kode. Istilah ini tidak selalu digunakan dengan arti yang sama; periksa kemampuan produk yang sebenarnya.
Bagaimana tugas beberapa langkah berlangsung
Untuk membuat ringkasan proyek, misalnya, sistem dapat mencari dokumen yang diizinkan, mengumpulkan pokok bahasan, menyusun draf, dan menandai bagian yang belum jelas. Kesalahan di satu langkah dapat terbawa ke langkah berikutnya. Rencana otomatis tidak menjamin hasil benar.
Batas dan kendali
Agent hanya dapat memakai alat dan data yang aksesnya diberikan. Ia bisa salah memahami tujuan, memilih sumber yang kurang tepat, atau mengulangi tindakan yang keliru. Tetapkan batas, minta sistem berhenti jika informasi kurang, dan pastikan manusia menyetujui tindakan yang mengubah data atau mengirim sesuatu ke pihak luar.
Inti: Agent dapat menghubungkan beberapa tindakan, tetapi tetap dibatasi oleh instruksi, alat, dan informasi yang tersedia.
Penutup
Nilai AI Agent berdasarkan tugas, bukti yang dapat diperiksa, dan cara manusia mengambil alih saat diperlukan. Label “agent” tidak berarti sistem sepenuhnya mandiri.